Bantu Santri Mu'alaf Yatim Dhuafa Bisa Hafal Quran dan Belajar Ilmu Agama

Bantu Santri Mu'alaf Yatim Dhuafa Bisa Hafal Quran dan Belajar Ilmu Agama

Rp 250.000
dari target Rp 75.000.000
0% Tercapai
Sisa Waktu 101 hari

Deskripsi

Subhanallah!! Kisah Perjalanan Mualaf Papua Memeluk Islam, Kini Jadi Seorang Hafidz

Hidup manusia memang dipenuhi dengan jatuh bangun dan masalah yang bertubi-tubi. Namun terkadang ketegaran hati seseorang tanpa disadari pun dibantu oleh sang pencipta langit dan bumi.

Nur Ikhsan Jikwa, seorang pemuda kelahiran Wamena, Papua. Sejak usianya masih 2 tahun sang ayah meninggal dunia, ibunya pergi meninggalkannya tanpa kabar, kakak pertama dan kakak ketiganya pun sudah lama meninggal.

Hanya menyisakan kakak keduanya, namun sayangnya mereka tidak begitu dekat, hingga sejak kecil Ikhsan harus berjuang seorang diri untuk hanya makan sehari-hari.

Lahir dan besar di keluarga Nasrani membuat Ikhsan tidak begitu mengenal Islam. Yang ada dipikirannya saat itu Islam adalah agama yang radikal dan tempat dimana para teroris lahir.

Akhirnya Ikhsan merantau ke berbagai pulau dan tiga kali tinggal bersama orang tua angkat yang berbeda. Hingga suatu ketika Ikhsan dipertemukan dengan orang tua angkat beragama Islam. Hampir setiap pagi Ikhsan menonton acara TV swasta “Islam Itu Indah” dan “Hafidz Indonesia”.


Ikhsan mengaku jika lantunan ayat suci menyejukan dan menenangkan hatinya. Hingga suatu ketika Ikhsan tak sadar meneteskan air mata karena saking tersentuh dengan lantunan ayat suci.


Subhanallah, hidayah menghampiri pria bernama asli Itenus Jikwa, nama sebelum bersyahadat, ia mengucap 2 kalimat syahadat di depan ustadz dan orang tua angkatnya.

Kini Ikhsan terus belajar mendalami ilmu agama Islam, bahkan dirinya menjadi seorang hafidz walaupun belum sampai 30 juz, ini menjadi bukti kuasa Allah SWT sungguhlah nyata. Ikhsan pun sedikit-sedikit bisa berbahasa arab! Subhanallah!